Sayangi dan rawatlah apa yang sudah kamu miliki, seiring berjalannya waktu kau akan mendapatkan hadiah dari kesabaranmu merawatnya. Jangan kau sesali apa yang sudah kamu dapatkan, seburuk apapun itu, karena mungkin dibalik itu ada kebaikan yang menguntungkan bagimu. Jangan pula kau terlalu berangan-angan atas apa yang tidak kamu miliki, sebaik apapun itu, karena mungkin dibalik itu ada keburukan yang bisa merugikanmu. Bersyukurlah atas apa yang kau dapatkan, maka nikmat itu akan akan semakin bertambah

Pemenang sejati tidak menjadikan kemenangan sebagai bahan untuk menyombongkan diri, melainkan motivasi untuk kemenangan yang lainnya.

Jangan hanya berdiam dan berpuas diri dengan keberuntungan yang didapatkan saat ini, namun gunakan keberuntungan tersebut untuk menemukan keberuntungan-keberuntungan yang lainnya.

Menyaksikan keindahan bulan purnama sangat menenangkan jiwa dan menyejukan hati. Bulan yang bersinar terang saat malam hari, bentuknya yang bulat utuh membuat siapa saja yang melihatnya terpesona dan takjub. Begitu luas biasa ciptaan Allah SWT, tak henti-hentinya kita bersyukur atas kebesaran-Nya.

Namun, keindahan bulan purnama yang biasa kita saksikan itu nyatanya tidak seindah dengan bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan, bulan yang istimewa, bulan yang mulia dan penuh dengan berkah. Bulan Ramadhan, bulan yang begitu dinantikan oleh umat muslim.

Di bulan Ramadhan, sebagai umat muslim kita diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Puasa itu sendiri berati tidak makan dan minum dari terbit fajar hingga tiba waktunya berbuka puasa. Namun, puasa hanya sebesar 1 % dari menahan diri dari makan maupun minum, karena sisanya atau 99 % yaitu untuk membawa hati dan jiwa semakin dekat dengan Allah SWT.